The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai

Vertigo

Vertigo merupakan suatu gangguan keseimbangan yang menyebabkan penderita mengalami pusing berputar. Orang dengan vertigo dapat merasakan sensasi dirinya berputar atau sekelilingnya terasa berputar mengelilinginya. Terdapat beberapa jenis vertigo, salah satu yang paling banyak terjadi adalah benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), yakni vertigo yang dicetuskan oleh perubahan posisi.


Faktor Risiko

Seseorang akan lebih rentan mengalami vertigo apabila memilili faktor risiko seperti berjenis kelamin wanita, berusia tua, memiliki riwayat trauma kepala, mengonsumsi obat-obatan tertentu, riwayat keluarga penderita vertigo, riwayat menderita vertigo berulang, riwayat gangguan telinga, konsumsi alkohol berlebih, kurang tidur atau menderita insomnia, serta mengalami stres berlebih.


Gejala dan Tanda

Gejala yang dialami penderita vertigo meliputi pusing disertai rasa berputar, yang dapat dirasakan dalam bentuk penderita merasa dirinya berputar ataupun lingkungan sekelilingnya terasa berputar. Penderita juga dapat mengalami mual muntah, dan rasa lemas. Jika gejala sudah berat, penderita dapat pingsan.


Penyebab

Vertigo dapat disebabkan oleh beberapa kondisi seperti gangguan pada telinga bagian dalam, gangguan otak, serta gangguan pada saraf vestibular yang mengatur sistem keseimbangan tubuh.


Penanganan Nonfarmakologis

Untuk mengatasi vertigo, penanganan yang dapat diberikan atau dilakukan adalah manuver Epley, terapi rehabilitasi vestibular, pijatan ringan pada kepala, serta minum air putih yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi.


Penanganan Farmakologis

Obat-obatan yang dapat dikonsumsi penderita vertigo adalah obat golongan antihistamin seperti betahistin, obat golongan antiemetik untuk mengatasi mual muntah seperti metoklopramid, serta benzodiazepin.


Pencegahan

Jika curiga memiliki gejala, segera konsultasikan ke dokter. Bagi penderita, untuk mencegah serangan vertigo, hindari perubahan posisi secara tiba-tiba. Hindari pula merokok dan konsumsi alkohol berlebih.


Prognosis

Penderita vertigo memiliki prognosis baik. Akan tetapi, jika kondisi terus berulang, segera konsultasikan ke dokter.


Rekomendasi Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan tambahan dilakukan sesuai dengan penyebab vertigo berdasarkan gejala yang dikeluhkan pasien. Jika pasien memiliki keluhan gangguan pendengaran maka dapat dilakukan pemeriksaan audiometri. Selain itu, pemeriksaan rontgen dada, CT scan dan MRI dapat dilakukan untuk mencari penyebab dan menyingkirkan diagnosis lain.


Referensi

1. Strupp M, Brandt T. Diagnosis and treatment of vertigo and dizziness. Dtsch Arztebl Int. 2008;105(10):173–180. doi:10.3238/arztebl.2008.0173

2. Thompson TL, Amedee R. Vertigo: a review of common peripheral and central vestibular disorders. Ochsner J. 2009;9(1):20–26.