Varicella

Varicella, yang lebih dikenal sebagai penyakit cacar air, disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster pada tubuh. Penyakit ini sangat mudah menular pada orang-orang yang belum diimunisasi (vaksin) dan belum pernah terkena penyakit ini.


Faktor Risiko

Beberapa faktor seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah (penderita HIV/AIDS), belum pernah mendapatkan imunisasi (vaksin) cacar air, dan terpapar dengan penderita cacar air memungkinan seseorang terinfeksi cacar air. Wanita hamil dan bayi baru lahir juga lebih mudah untuk terinfeksi cacar air.


Gejala dan Tanda

Gejala utama dari cacar air adalah munculnya ruam merah berisi cairan pada tubuh yang terasa gatal. Jika ruam telah mengering dapat berbentuk koreng yang mengelupas. Sebelum munculnya gejala utama, gejala lain yang menyertai ialah demam, nyeri kepala, mual, tidak nafsu makan, dan perasaan kurang enak badan seperti mudah lelah.

Penyebab

Penyebab cacar air adalah infeksi dari virus varicella zoster. Penularan virus dapat terjadi melalui kontak langsung dengan ruam pada tubuh penderita, atau secara tidak langsung dengan menghirup udara yang terkontaminasi saat penderita batuk atau bersin.


Penanganan Nonfarmakologis

Tidak menggaruk luka dan mengenakan pakaian yang lembut akan menghindarkan ruam dari gesekan sehingga dapat sembuh dengan cepat dan tidak luka. Lebih banyak mengonsumsi air putih dan makanan yang lembut juga dapat mempercepat proses penyembuhan.


Penanganan Farmakologis

Penanganan obat-obatan antivirus seperti asiklovir, obat penurun demam dan pereda nyeri seperti parasetamol maupun ibuprofen dapat diberikan. Selain itu, untuk mengurangi rasa gatal dapat menggunakan obat antihistamin berupa obat minum dan losion.


Pencegahan

Pencegahan terjadinya cacar air dapat dilakukan dengan imunisasi (vaksin) cacar air yang telah disediakan oleh pemerintah. Vaksin dapat dilakukan sejak umur 1 tahun hingga dewasa.


Prognosis

Cacar air merupakan penyakit ringan yang tidak disertai dengan komplikasi berat dan memiliki prognosis baik.


Rekomendasi Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan mikroskopis dengan menemukan sel Tzanck yaitu sel datia berinti banyak.



Referensi

1. Chickenpox (varicella). Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/chickenpox/about/index.html. Accessed Jan. 14, 2019.

2. Centers for Disease Control and Prevention. Varicella (chickenpox). In: CDC Yellowbook 2018: Health Information for International Travel. New York, N.Y.: Oxford University Press; 2018. http://global.oup.com/. Accessed Jan. 14, 2019.

3. Types of chickenpox vaccine. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/varicella/public/index.html. Accessed Jan. 14, 2019.

Chickenpox (varicella). Merck Manual Professional Version. https://www.merckmanuals.com/professional/infectious-diseases/herpesviruses/chickenpox. Accessed Jan. 14, 20

The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai