Sindrom Kelelahan Kronis

Ditulis oleh: Karina Terry Amartini, S.Ked.

Diperiksa oleh: dr. Kafi Khaibar


Kondisi yang ditandai dengan rasa lelah berlebihan tanpa penyebab medis yang jelas yang tidak membaik dengan istirahat. Kondisi ini biasanya berlangsung lama dan dapat mempengaruhi banyak sistem tubuh, sehingga disebut juga sebagai myalgic encephalomyelitis. Gejala dari penyakit ini adalah rasa lelah, penurunan daya ingat dan konsentrasi, nyeri tenggorokan, pegal-pegal, nyeri kepala serta gangguan tidur. Penyebabnya belum diketahui secara pasti namun dicurigai karena adanya infeksi virus atau stres psikologis.


Apa yang bisa Anda lakukan?

Penanganan tanpa obat:

1. Rutin berolahraga dan meningkatkan intensitasnya secara bertahap.

2. Terapi kognitif.


Penanganan dengan obat:

1. Dokter dapat menyarankan pemberian antidepresan.

2. Terapi simtomatik seperti parasetamol 500 mg 3x sehari bila badan pegal-pegal.


Cek lab:

1. Pemeriksaan darah lengkap.

2. Polisomnografi untuk melihat apakah kelelahan disebabkan karena gangguan tidur.


Kapan Anda perlu ke dokter?

Segera konsultasikan pada dokter jika Anda mengalami rasa lelah berlebihan yang tidak membaik setelah beristirahat, terutama jika keluhan menetap hampir setiap saat hingga mengganggu aktivitas.


Bagaimana cara mencegah timbulnya kondisi ini?

1. Konsumsi makanan yang bergizi seimbang.

2. Olahraga dengan rutin.

3. Hindari paparan asap rokok.


Referensi

1. Myalgic Encephalopathymyelitis/Chronic Fatigue Syndrome. Centers for Disease Control and Prevention. Available from: https://www.cdc.gov/me-cfs/index.html. Diakses pada 13 Mar 2020.

The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai