The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai

Pneumonia

Pneumonia adalah peradangan pada jaringan paru. Kondisi ini dapat menimbulkan pemadatan jaringan paru dan menyebabkan gangguan pernapasan.


Faktor Risiko

Faktor risiko pneumonia adalah kebersihan yang buruk, riwayat kerja dengan paparan radiasi atau zat iritan, daya tahan tubuh rendah, dan usia sangat tua ataupun sangat muda.


Gejala dan Tanda

Gejala pneumonia berupa demam dengan suhu tubuh yang dapat melebihi 40°C, batuk berdahak dengan tekstur kental berwarna kuning, hijau, ataupun keputihan, dan sesak napas.


Penyebab

Sebagian besar kasus pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, dan sebagian kecil disebabkan oleh hal lainnya sepert masuknya benda asing ke paru maupun radiasi.


Penanganan Nonfarmakologis

Untuk menangani pneumonia, dibutuhkan istirahat yang cukup dan minum air putih yang cukup untuk mengatasi dehidrasi. Demam tinggi dapat diatasi dengan kompres air hangat disertai minum obat penurun panas.


Penanganan Farmakologis

Untuk mengatasi demam, berikan penurun panas seperti parasetamol. Untuk menghilangkan infeksi bakteri, perlu diresepkan antibiotik oleh dokter. Untuk membantu pengeluaran dahak, dapat diberikan obat pengencer dahak.


Pencegahan

Individu yang berisiko tinggi seperti individu usia lanjut atau individu dengan penyakit kronis dapat diberikan vaksinasi influenza dan pneumokokal. Menjaga daya tahan tubuh dan mengadopsi gaya hidup sehat penting untuk menurunkan risiko terkena pneumonia.


Prognosis

Prognosis pneumonia bergantung pada beratnya penyakit dan ketepatan penanganan. Bila terdapat kombinasi dari batuk, sesak, dan demam, segera periksakan diri Anda ke fasilitas kesehatan.


Rekomendasi Pemeriksaan Lab

Beberapa pemeriksaan penunjang dapat dilakukan tergantung dengan kemungkinan penyebab pneumonia. Pilihan pemeriksaan yang ada antara lain adalah:

· Darah perifer lengkap dengan hitung jenis leukosit

· Fungsi ginjal: BUN, ureum, kreatinin

· Gula darah sewaktu

· Analisis gas darah (AGD)

· Elektrolit serum

· Laktat serum

· Faktor pembekuan darah: PT, aPTT, INR

· Kultur darah

· Pewarnaan Gram dan kultur dahak

· Aspirasi transtrakeal

· Rontgen dada

· Ultrasonografi dada

· Urinalisis





Referensi

1. Hussain AN, Kumar V. The lung. In: Kumar V, Abbas AK, Fausto N, eds. Robbins and Cotran: Pathologic Basis of Disease. 7th ed. Philadelphia, Pa: Elsevier Saunders; 2005. 711-72.

2. [Guideline] Mandell LA, Wunderink RG, Anzueto A, Bartlett JG, Campbell GD, Dean NC, et al. Infectious Diseases Society of America/American Thoracic Society consensus guidelines on the management of community-acquired pneumonia in adults. Clin Infect Dis. 2007 Mar 1. 44 Suppl 2:S27-72