The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai

Penyakit Croup

Ditulis oleh: Karina Terry Amartini, S.Ked.

Diperiksa oleh: dr. Kafi Khaibar


Infeksi saluran pernapasan atas yang biasanya disebabkan oleh virus, disebut juga sebagai laringotrakeobronkitis. Penyebab tersering adalah Human Papiloma Virus (HPV). Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak dan gejalanya meliputi batuk yang khas seperti menggonggong, suara menjadi serak, ditemukan suara napas tambahan saat menarik napas serta dapat disertai bibir kebiruan. Croup lebih sering terjadi pada anak laki-laki dengan puncak usia 1-2 tahun.


Apa yang bisa Anda lakukan?

Penanganan tanpa obat:

1. Istirahat cukup dan memonitor keadaan secara berkala, biasanya dapat sembuh sendiri dalam 3-5 hari.

2. Pemberian oksigen melalui hidung jika mengalami sesak napas.


Penanganan dengan obat:

1. Apabila demam dapat diberikan penurun panas seperti parasetamol.

2. Pemberian kortikosteroid seperti prednison sesuai resep dokter.

3. Nebulasi dengan epinefrin, sesuai resep dokter.


Cek lab:

1. Pemeriksaan darah lengkap.

2. Pemeriksaan swab tenggorokan.

3. Pemeriksaan radiologi dada (X-ray).


Kapan Anda perlu ke dokter?

Segera konsultasikan pada dokter jika anak Anda mengalami batuk, terutama jika terdengar seperti menggonggong yang disertai sesak napas atau tidak membaik setelah 5 hari.


Bagaimana cara mencegah timbulnya kondisi ini?

1. Pemberian asupan nutrisi yang adekuat dan bergizi untuk meningkatkan imun.

2. Hindari paparan asap rokok.


Referensi

1. Rahajoe N, Supriyatno B, Setyanto D. Respirologi Anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta. 2008.

2. Kliegmnan RM, Santon BF, Geme JW, Schor NF. Nelson Textbook of Pediatrics. 20th ed. Philadelphia: Elsevier; 2016.