The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai

Parotitis

Parotitis, atau sering dikenal dengan gondongan, adalah peradangan pada kelenjar parotis. Parotitis dapat disebabkan oleh infeksi virus, infeksi bakteri, atau kelainan autoimun, dengan derajat kelainan yang bervariasi dari ringan hingga berat.


Faktor Risiko

Salah satu penyebab parotitis adalah infeksi virus penyebab gondongan (mumps). Oleh karena itu, orang-orang yang memiliki faktor risiko menderita gondongan juga berisiko lebih tinggi menderita parotitis. Anak-anak berusia 2-12 tahun merupakan kelompok tersering menderita parotitis akibat gondongan, terutama pada anak yang belum diimunisasi MMR, terdapat penderita gondongan di sekitar pasien sebelumnya, serta adanya kondisi sistem pertahanan tubuh yang menurun.


Gejala dan Tanda

Parotitis ditandai dengan adanya pembengkakan yang berlangsung secara tiba-tiba pada area di depan telinga hingga rahang bawah. Area bengkak umumnya akan terasa nyeri dan terjadi dalam kurun waktu 7 hari. Biasanya bengkak dan nyeri akan muncul di depan kedua telinga, namun bengkak hanya di salah satu telinga juga mungkin terjadi. Selain itu, parotitis kadang dapat disertai gejala rasa tidak nyaman pada seluruh tubuh, penurunan nafsu makan, dan demam.


Penyebab

Salah satu penyebab tersering parotitis adalah infeksi virus pada kelenjar parotis. Parotitis yang demikian disebut sebagai parotitis mumps (gondongan). Parotitis juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri.


Penanganan Nonfarmakologis

Pasien parotitis disarankan untuk beristirahat cukup dan minum air yang cukup. Selain itu asupan nutrisi yang seimbang juga akan membantu proses penyembuhan.


Penanganan Farmakologis

Parotitis diakibatkan oleh infeksi virus, sehingga dapat sembuh dengan sendirinya. Pengobatan yang diberikan biasanya lebih bertujuan untuk meringankan gejala (obat penurun panas, obat pereda nyeri).


Pencegahan

Parotitis dapat dicegah dengan imunisasi MMR yang dapat melindungi tubuh dari infeksi virus penyebab gondongan. Selain itu, nutrisi seimbang serta kebersihan mulut yang baik juga menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya parotitis.


Prognosis

Secara umum parotitis adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan baik.


Rekomendasi Pemeriksaan Penunjang

Sebagian besar kasus parotitis tidak membutuhkan pemeriksaan penunjang. Meski demikian, bila dicurigai terinfeksi bakteri, dapat dilakukan pemeriksaan darah lengkap.



Referensi

1. Gnann JW. Mumps. In: Goldman L, Schafer AI, eds. Goldman-Cecil Medicine. 25th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2016:chap 369.

2. Litman N, Baum SG. Mumps virus. In: Bennett JE, Dolin R, Blaser MJ, eds. Mandell, Douglas, and Bennett's Principles and Practice of Infectious Diseases, Updated Edition. 8th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2015:chap 159.

3. Mason WH. Mumps. In: Kliegman RM, Stanton BF, St. Geme JW, Schor NF, eds. Nelson Textbook of Pediatrics. 20th ed. Philadelphia, PA: Elsevier; 2016:chap 248.

4. van Boven M, Ruijs WL, Wallinga J, O'Neill PD, Hahné S. Estimation of vaccine efficacy and critical vaccination coverage in partially observed outbreaks. PLoS Comput Biol. 2013 May. 9(5):e1003061.

5. McLean HQ, Fiebelkorn AP, Temte JL, et al. Prevention of measles, rubella, congenital rubella syndrome, and mumps, 2013: summary recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP). MMWR Recomm Rep. 2013 Jun 14. 62:1-34.