Osteoartritis

Osteoartritis, dikenal juga sebagai pengapuran sendi, merupakan penyakit degeneratif sendi kronik yang ditandai dengan nyeri dan kaku pada sendi.


Faktor Risiko

Usia tua, jenis kelamin wanita, riwayat serupa dalam keluarga, serta obesitas meningkatkan risiko terjadinya osteoartritis. Faktor-faktor lain seperti riwayat cedera pada sendi, tekanan terus-menerus pada sendi, kelainan pada tulang, serta penyakit metabolik juga meningkatkan kemungkinan terjadinya osteoartritis.


Gejala dan Tanda

Penyakit osteoartritis menyebabkan berbagai gejala, yakni kekakuan pada sendi terutama pada pagi hari setelah bangun tidur, nyeri sendi, sensasi gesekan dan berbunyi pada sendi, pembengkakan sendi, serta munculnya benjolan keras pada sendi (bone spur). Sendi yang terpengaruh biasanya adalah sendi yang menahan beban, misalnya sendi lutut, panggul, atau tulang belakang. Apabila sudah parah, dapat terjadi kerusakan bentuk sendi.


Penyebab

Penyebab pengapuran sendi adalah kerusakan pada tulang rawan sebagai pelapis sendi. Hal ini menyebabkan gesekan terus-menerus ketika bergerak sehingga sendi menjadi meradang dan memerah.


Penanganan Nonfarmakologis

Pemberian kompres dingin atau hangat pada daerah yang nyeri dapat mengurangi nyeri dan memberikan rasa nyaman. Menurunkan berat badan serta istirahat yang cukup dapat mencegah terjadinya gesekan dan tekanan secara berlebihan. Terapi fisis untuk memperkuat otot sekitar dan terapi okupasi dapat dipilih apabila keluhan masih berlanjut. Pilihan operasi dapat dipertimbangan bila cara-cara lain tidak dapat mengurangi gejala yang ada.


Penanganan Farmakologis

Penanganan obat-obatan antinyeri dapat berupa parasetamol, OAINS, atau injeksi kortikosteroid. Selain itu, injeksi asam hialuronat sebagai komponen penting pembentuk sendi dapat juga diberikan.


Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya pengapuran sendi, seseorang perlu menjaga pola hidup sehat, menggunakan penyokong untuk mengurangi tekanan pada sendi, serta menjaga berat badan tetap ideal. Istirahat yang cukup pada sendi-sendi penopang juga penting untuk mencegah adanya gesekan berlebihan.


Prognosis

Osteoartritis adalah penyakit degeneratif kronik yang tidak dapat disembuhkan secara total. Namun, dengan mengubah pola hidup menjadi sehat dan pemberian penanganan yang tepat dapat mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien.


Rekomendasi Pemeriksaan Lab

Pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah foto polos pada sendi yang terkena. Gambaran yang dapat dilihat meliputi celah sendi yang menyempit, penonjolan tulang-tulang, serta pengapuran tulang rawan. Pemeriksaan penanda inflamasi berupa laju endap darah terkadang diperlukan untuk membantu penegakkan diagnosis. Apabila diperlukan, dapat dilakukan pemeriksaan MRI dan analisis cairan sendi.


Referensi

1. Perhimpunan Reumatologi Indonesia. Diagnosis dan penatalaksanaan osteoartritis. Jakarta: Perhimpunan Reumatologi Indonesia; 2014.

2. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia. Panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Jakarta: PB IDI; 2017.

The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai