Search

Mengenal Sindrom Anak Tengah

Prixa.ai - 29 Juli 2022

Ditulis oleh Kumara Anggita


Prixa, Jakarta - Anak tengah biasanya memiliki kepribadian yang cukup menonjol di pergaulan. Mereka biasanya suka bergaul, agak pemberontak, suka menyenangkan orang, dan pecinta damai.


Kepribadian tersebut terbentuk karena berbagai faktor, termasuk karena mereka sering dikucilkan dan disalahpahami. Fenomena ini memunculkan sebuah istilah yang disebut dengan sindrom anak tengah.


Dikutip dari parents, fenomena anak tengah dipakai untuk menggambarkan anak tengah yang sering tidak memiliki rasa tempat di keluarga. Ia tidak seperti anak pertama yang sering dipuji atau dimanja seperti adiknya.


Karakteristik sindrom anak tengah


Untuk mendapatkan perhatian, anak tengah biasanya jadi pemberontak atau berusaha sebisa mungkin untuk menyenangkan orang lain. Perilaku mereka agak didasarkan pada kepribadian kakak mereka.


Anak tengah juga lebih ramah dan santun karena mereka harus sering berkompromi sepanjang hidup. "Seringkali, anak tengah akhirnya menuruti keinginan si sulung dan kebutuhan si bungsu," kata Michelle P. Maidenberg, Ph.D., terapis anak dan keluarga di White Plains, New York.


Kebiasaan tersebut membuat mereka menjadi lebih mandiri dan mempertahankan harapan yang realistis. Mereka juga cenderung mencari lebih banyak hubungan di luar keluarga atau membuat persahabatan yang erat.


Dikutip dari Healthline, para peneliti telah menguji efek urutan kelahiran pada banyak kondisi, termasuk OCD, skizofrenia, depresi, autisme, dan bahkan anoreksia. Masalah kesehatan tersebut mungkin terjadi pada anak tengah.



Cara merawat anak tengah agar merasa lebih percaya diri dan dicintai


Habiskan waktu dengannya

Cobalah untuk berikan waktu spesial hanya dengan anak tengah. Kamu bisa bercerita, baca buku favoritnya, atau menonton. Perhatian satu-satu akan membantunya merasa lebih aman dalam cinta kamu. Bagi seorang anak, waktu sama dengan perhatian dan sama juga dengan cinta.


Bangun harga dirinya

Jangan ragu untuk sering memuji anak tengahmu atas bakat, pencapaian, atau apapun yang mereka perbuat. Ketika kakaknya lebih melakukan banyak hal dan ia merasa tidak percaya diri, jelaskan bahwa kakaknya bisa mendapatkan hal tersebut karena ia lebih tua. Jelaskan pula bahwa anak tengah bisa mendapatkan pencapaian tersebut ketika sudah menginjak usia kakaknya dan memiliki kompetensinya sendiri.


Dukung dia secara emosional

Akui kesulitannya sebagai anak tengah. Kamu bisa mengatakan padanya, “Saya tahu sulit bagi kamu untuk berada di tengah-tengah karena kita bisa menjadi sangat sibuk dengan saudara-saudara. Kakakmu selalu melakukan sesuatu yang baru dan kita harus mencari cara untuk membantunya. Kami akan melakukan hal yang sama untuk kamu. Adik belum bisa merawat dirinya sendiri, jadi kita harus lebih banyak membantunya."


Yakinkan dia tentang cintamu

Ungkapan tidak boleh disepelekan. Ini bisa membantu anak-anak merasa lebih baik. Ingatkan pada anak tengahmu bahwa kamu mencintainya. Katakan bahwa peraasaan itu setara dengan apa yang kamu berikan pada kakaknya serta adiknya.


Ditinjau oleh Psikolog Klinis Yulius Steven


Jika kamu masih sulit untuk menghadapi anak tengahmu, jangan ragu untuk berkonsultasi dulu dengan Psikolog Klinis Prixa. Caranya gampang, hanya dengan klik tombol di bawah ini!

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. Birth Order and Personality: The Science behind Middle Child Syndrome


Psychology Today. Diakses pada 2022. Middle Child Syndrome


Parents. Diakses pada 2022. Middle Child Syndrome. Everything You Need to Know


#corporatehealthbenefits

#healthcareinvestment

#healthbenefitsinvestment

#Employeehealthbenefits

2 views0 comments

Recent Posts

See All