The Plaza Office Tower, 20th Floor #F3

Jl MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta 10350 Indonesia

©2019 prixa.ai

Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan peradangan pada lapisan bola mata yang menyebabkan mata terlihat kemerahan.


Faktor Risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya konjungtivitis adalah kontak langsung dengan penderita, memiliki riwayat alergi, atau menggunakan lensa kontak.


Gejala dan Tanda

Penderita konjungtivitis memiliki gejala dan tanda pada mata seperti kemerahan, gatal, berair, nyeri, produksi kotoran mata berlebih, serta bengkak.


Penyebab

Konjungtivitis disebabkan oleh infeksi pada lapisan bola mata oleh virus, bakteri, benda asing atau alergi.


Penanganan Nonfarmakologis

Untuk mengatasi konjungtivitis, penderita dapat mengompres mata dengan air hangat sehingga bengkak berkurang.


Penanganan Farmakologis

Pemberian obat-obatan dilakukan sesuai dengan gejala yang dikeluhkan dan penyebab. jika terdapat gejala nyeri, penderita dapat diberikan obat antinyeri. Jika mata kemerahan karena alergi, penderita dapat diberikan obat golongan antihistamin. Jika mata kemerahan karena virus, penderita dapat diberikan obat tetes mata untuk menjaga kelembapan mata. Jika mata kemerahan karena infeksi bakteri, penderita dapat dibeirkan obat tetes mata atau salep mata yang mengandung antibiotik.


Pencegahan

Untuk mencegah konjungtivitis, hindarilah kontak langsung dengan penderita, jaga kebersihan lensa kontak bagi pengguna, dan hindari paparan zat yang dapat menyebabkan alergi jika memiliki riwayat alergi.


Prognosis

Secara umum, prognosis konjungtivitis baik. Jika pengobatan dilakukan sesuai dengan penyebab, biasanya penyakit ini akan sembuh dalam waktu 1 minggu.


Rekomendasi Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan penderita konjungtivitis adalah kerokan kunjungtiva dan kultur konjungtiva.


Referensi

1. Azari AA, Barney NP. Conjunctivitis: a systematic review of diagnosis and treatment [published correction appears in JAMA. 2014 Jan 1;311(1):95. Dosage error in article text]. JAMA. 2013;310(16):1721–1729. doi:10.1001/jama.2013.280318

2. Azari AA, Barney NP. Conjunctivitis: a systematic review of diagnosis and treatment [published correction appears in JAMA. 2014 Jan 1;311(1):95. Dosage error in article text]. JAMA. 2013;310(16):1721–1729. doi:10.1001/jama.2013.280318