top of page
Search

Cegah Tetanus dengan Jaga Kebersihan Luka pada Tubuh

Prixa.ai - 20 April 2022

Ditulis oleh Zalfa Imani Trijatna

Cegah tetanus dengan jaga kebersihan luka pada tubuh

Prixa, Jakarta - Ketika mengalami luka, mungkin beberapa orang menganggap remeh luka tersebut dan membiarkannya begitu saja tanpa merawatnya dengan baik. Jika kamu adalah salah satunya, sebaiknya kamu mulai menangani luka di tubuh dengan baik karena luka terbuka yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko tetanus.


Dilansir dari Mayo Clinic, tetanus adalah penyakit serius pada sistem saraf yang menyebabkan penderitanya mengalami kontraksi atau tegang dan kaku pada otot, terutama otot rahang dan leher. Tetanus disebabkan oleh infeksi bakteri clostridium tetanii dengan spora yang dapat berkembang biak hampir di seluruh tempat, terutama di tanah, debu, dan kotoran binatang. Spora bakteri ini berpotensi untuk masuk ke luka terbuka dan menghasilkan racun yang merusak sistem saraf yang mengontrol otot manusia.


Gejala tetanus

Dikutip dari Dinas Pelayanan Kesehatan Inggris (NHS UK), gejala tetanus biasanya muncul sekitar 4 hingga 21 hari setelah infeksi. Penderita tetanus rata-rata mulai mengalami gejala pada hari ke-10. Jika tidak diobati, gejala tetanus dapat memburuk selama beberapa jam atau beberapa hari. Berikut adalah beberapa gejala tetanus yang umum dialami.

  • Kekakuan otot pada rahang dan di sekitar bibir yang menyulitkan untuk membuka mulut

  • Kejang dan kekakuan yang menyakitkan pada otot leher

  • Kesulitan menelan

  • Kekakuan otot pada perut

  • Demam dan berkeringat


Penanganan tetanus

Hingga saat ini, tidak ada obat untuk tetanus. Penanganan tetanus umumnya berfokus pada pengelolaan gejala dan komplikasi hingga efek toksin tetanus hilang. Dilansir dari Prixa, pasien tetanus akan diberikan obat-obatan antitoksin untuk mengatasi racun dari bakteri penyebab tetanus. Selain itu, antibiotik dan obat penenang juga dapat dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala otot kaku atau kejang dan menghambat transmisi racun pada saraf.


Jika mengalami gejala pernapasan dan detak jantuk, pasien juga dapat diberikan obat untuk mengatasi gejala tersebut. Setelah gejala yang dialami berhasil terkontrol, penderita tetanus akan diberikan vaksinasi tetanus untuk pencegahan infeksi kembali.


Pencegahan tetanus

Karena vaksin tetanus yang sudah semakin meluas, kasus tetanus semakin berkurang. Akan tetapi, ini bukan berarti tetanus sudah tidak mungkin terjadi. Sebagai langkah pencegahan, vaksinasi telah membantu banyak dari kita untuk terhindar dari penyakit ini. Selain melakukan vaksinasi, kamu juga perlu melakukan beberapa hal untuk mencegah tetanus, terutama ketika kamu sedang memiliki luka dalam dan terbuka. Menjaga kebersihan luka adalah langkah yang sangat penting untuk menghindari bakteri clostridium tetanii. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk memastikan bahwa luka yang kamu miliki tetap bersih.

  • Bersihkan luka sesegera mungkin

  • Gunakan krim antibiotik

  • Ganti plester atau perban setiap hari

Jika kamu curiga tetanus, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah membersihkan area luka sebelum mengunjungi unit gawat darurat di rumah sakit. Untuk penanganan luka yang tepat, kamu dapat konsultasi dengan dokter hanya dari rumah dengan menggunakan fitur telekonsultasi di Prixa hanya dengan klik tombol di bawah ini. Yuk tunggu apa lagi?


Referensi:

Prixa. Diakses pada 2022. Tetanus


Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Tetanus


NHS. Diakses pada 2022. Tetanus

 
Periksa gejala tanpa kendala di prixa sekarang

9 views0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page