Search

Cara Membantu Anak yang Mengalami Perundungan

Prixa.ai - 27 Juli 2022

Ditulis oleh Kumara Anggita


Prixa, Jakarta - Bully atau perundungan terjadi di mana-mana, termasuk di sekolah. Tindakan ini jelas memberikan dampak negatif bagi perkembangan kesehatan anak.


Tidak jarang tindakan ini membuat anak mengalami stres, depresi, kecemasan, atau bahkan gangguan kesehatan mental lainnya. Dikutip dari UTHealth Houston, bully bisa menyebabkan Gangguan Stres Akut atau Post Traumatic Stress Disorder.


Penelitian telah menunjukkan bahwa korban bullying dapat mengalami dampak jangka panjang termasuk kekerasan interpersonal, penggunaan narkoba, kekerasan seksual, fungsi sosial yang buruk, dan kinerja yang buruk. Bahkan menyaksikan intimidasi dapat memengaruhi kesejahteraan seseorang pula.


Tanda anak mengalami perundungan


Beberapa anak mungkin tidak nyaman mengadukan perundungan yang ia terima saat di sekolah. Untuk itu, orang tua perlu untuk lebih memperhatikan sikap anak secara keseluruhan. Dikutip dari Empowering Parents, tanda-tanda anak mengalami perundungan antara lain:

  1. Menghindari kegiatan dan area yang tidak diawasi terutama di tempat-tempat di mana bullying terjadi.

  2. Marah setelah panggilan telepon, teks, atau email. Kondisi emosional yang kurang stabil dan tidak mau menceritakan apa yang terjadi

  3. Tiba- tiba melakukan tindakan agresif

  4. Kehilangan teman yang mereka miliki sebelumnya.

  5. Lebih menyendiri dan melewatkan aktivitas yang biasa mereka nikmati. Menghabiskan lebih banyak waktu sendirian di kamar mereka.

  6. Membuat pernyataan negatif tentang diri mereka sendiri.


Cara orang tua untuk mendukung anak yang mengalami perundungan


Ketika anak sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, orang tua perlu untuk memulai percakapan dengan anak. Tanyakan apa yang terjadi di sekolah dan dukung anak dengan cara yang bijaksana. Ada beberapa bentuk dukungan yang bisa membantu anak melewati perundungan seperti:


Memberikan kebutuhan anak

Lihatlah apa yang dibutuhkan anak. Mungkin anak waktu itu sedang bersedih dan kamu perlu membiarkan ia bersedih. Namun, pastikan pula untuk memantau mereka. Jangan biarkan anak menyakiti diri sendiri dan orang lain. Setelah itu, kamu bisa mendengarkan cerita anak. Tunjukkan bahwa kamu peduli dengannya dan tidak ada salahnya pula untuk mengatakan bahwa kamu mencintai anakmu.


Bantu anak untuk lebih berdaya

Mengajarkan anak untuk lebih berdaya bisa membantu mereka melewati situasi sulit. Menurut ahli, kamu bisa beritahu mereka untuk berlatih menatap mata teman mereka dan melakukan hal yang sama pada orang yang melakukan perundungan pada mereka. Trik ini bisa membantu anak untuk tampil percaya diri sehingga ia bisa merasa lebih berdaya dalam situasi yang menantang.


Bangun kepercayaan diri anak

Ketika anak lebih percaya diri maka semakin kecil kemungkinan perundungan akan mempengaruhi harga diri mereka. Dorong mereka untuk mengeksplorasi hobi dan kegiatan lain yang bisa mengeluarkan sisi terbaik mereka. Terus ingatkan anak bahwa ia memiliki kualitas-kualitas yang kamu sukai.


Cek faktanya dan dokumentasikan

Kamu bisa menanyakan secara detail apa yang terjadi. Tanyakan pertanyaan untuk membuat anak terbuka dengan kamu. Beberapa pertanyaan yang bisa dilontarkan adalah seperti "apakah kamu mendapatkan pesan jahat di media sosial? Dari siapa? Berapa banyak? Kapan?" Tanyakan pula siapa yang terlibat dan di mana perundungan terjadi.

Kumpulkan semua data yang berkaitan dengan perundungan anak kamu. Kamu bisa menyimpan email, foto, teks, dan pesan suara serta screenshot dari media sosial.


Laporkan tindakan perundungan ke sekolah

Jika kamu menemukan fakta bahwa tindakan perundungan terjadi di sekolah, kamu bisa meminta guru untuk berpartisipasi melawan perundungan itu langsung. Jika perundungan terjadi di luar kelas, maka kamu bisa berbicara langsung dengan kepala sekolah. Tanyakan apakah ada staf yang menyaksikan tindakan tersebut. Ceritakan pada kepala sekolah kisahnya dan berikan dokumennya. Setelah itu, kamu bisa meminta kejelasan apa yang akan dilakukan sekolah dan kapan mereka akan menindaklanjuti.


Ditinjau oleh Psikolog Klinis Yulius Steven


Jika anakmu mengalami perundungan, segera untuk menindaklanjutinya. Pastikan pula untuk memantau kesehatan mental anak setelah mengalami situasi tersebut. Kamu bisa meminta bantuan Psikolog Prixa dengan klik tombol di bawah ini!


Referensi:

UTHealth Houston McGovern Medical School. Diakses pada 2022. The Impact of Bullying on Mental Health


Empowering Parents. Is Your Child Being Bullied? 9 Steps You Can Take as a Parent


Parents. Diakses pada 2022. A Parent's Guide for How to Deal with Bullies


National Centre Against Bullying. Diakses pada 2022. Signs of Bullying


#corporatehealthbenefits

#healthcareinvestment

#healthbenefitsinvestment

#Employeehealthbenefits

22 views0 comments

Recent Posts

See All