top of page
Search

5 Hal yang Perlu Dilakukan ketika Stres Memperburuk Kondisi GERD Kamu

Prixa.ai - 19 Mei 2022

Ditulis oleh Zalfa Imani Trijatna

Hal yang perlu dilakukan ketika memperburuk kondisi GERD

Prixa, Jakarta - Stres merupakan suatu fenomena yang dapat bersumber pada banyak hal, namun banyak orang mengalami stres akibat tekanan pekerjaan yang mereka alami. Stres memiliki dampak yang signifikan bagi tubuh karena dapat memicu berbagai macam gangguan kesehatan, termasuk GERD.


Dilansir dari WebMD, Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang mempengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut yang disebut dengan lower esophageal sphincter (LES) atau sfingter esofagus bagian bawah. Penderita GERD biasanya mengalami sensasi rasa terbakar di dada akibat asam lambung yang naik.


Menurut penelitian pada tahun 1993 di American Journal of Gastroenterology, ketika seseorang yang memiliki GERD mengalami kecemasan dan stres, mereka dapat merasakan sakit yang lebih parah walaupun peningkatan asam lambung karena stres sejauh ini masih belum ditemukan. Studi lain dari tahun 2008 mendukung teori ini. Peneliti percaya bahwa gejala GERD dapat meningkat ketika seseorang berada di lingkungan yang menghasilkan suara-suara yang memicu stres karena mereka menjadi lebih sensitif terhadap paparan asam. Artinya, jika kamu memiliki GERD, kamu sebaiknya berhati-hati karena ketika kamu mengalami stres karena hal tersebut dapat memperburuk gejala GERD kamu.


Dikutip dari Healthline, para peneliti memiliki teori bahwa stres dapat menyebabkan perubahan pada otak yang mengubah reseptor rasa sakit, sehingga tubuh kamu menjadi lebih sensitif terhadap peningkatan kadar asam meski hanya sedikit. Tidak hanya itu, ketika kamu mengalami stres, prostaglandin, yaitu hormon yang melindungi lambung dari efek asam akan terkuras. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan rasa sakit yang cukup parah jika kamu memiliki riwayat GERD.


5 Hal yang Dapat Kamu Lakukan ketika Kerjaan Memperburuk GERD


Gejala GERD dapat timbul kapan saja, bahkan ketika kamu sedang berada di lingkungan pekerjaan. Mungkin kamu tidak menyadarinya, tetapi hal ini dapat terjadi karena kamu sedang berada di bawah tekanan yang memicu terjadinya GERD. Untuk meredakan GERD dan mencegah gejala GERD yang memburuk, kamu dapat melakukan 5 hal berikut ini.


Tinggikan kepala

Stres akibat pekerjaan yang memicu GERD tidak hanya muncul ketika kamu berada di lingkungan pekerjaan, bahkan ketika kamu sudah di rumah, gejala baru terjadi. Ketika gejala GERD muncul tiba-tiba, hal pertama yang ingin kamu lakukan adalah meninggikan kepala kamu saat berbaring. Hal ini bertujuan untuk mengurangi gravitasi reaksi isi lambung yang naik ke kerongkongan karena refluks asam lebih sering terjadi saat kamu berbaring. Berkurangnya efek gravitasi akan memungkinkan kandungan asam untuk tetap di tabung makanan.


Untuk meredakan gejala secara efektif, kamu sebaiknya memilih material bantal yang nyaman untukmu dan menaikkan bantal dengan tingkat elevasi yang tepat, yaitu sekitar 15-20cm. Melakukan elevasi pada tulang belikat juga dapat kamu lakukan untuk mencegah refluks asam.


Lepas celana, baju, atau aksesoris

Pakaian yang terlalu ketat dapat menekan perut kamu dan mendorong asam ke kerongkongan, sehingga hal ini dapat memicu gejala GERD. Ketika mengalami gejala GERD, sebaiknya kamu melepas pakaian yang menekan area perut dan bagian bawah kerongkongan, seperti celana,baju, dan aksesoris yang terlalu ketat jika kamu dapat melakukannya.


Lakukan teknik relaksasi

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi efek stres pada gejala GERD adalah dengan menerapkan teknik relaksasi, seperti yoga, mendengarkan musik yang menenangkan, dan tai chi. Tidak hanya itu, kamu juga dapat mempelajari teknik pernapasan diafragma untuk meredakan gejala GERD. Dikutip dari Everyday Health, untuk melakukannya, kamu hanya perlu memulai dengan duduk dengan posisi yang nyaman dan bernapas dengan normal. Letakkan satu tangan di atas dada dan satu tangan lainnya di atas perut. Kemudian, kamu bernapas dalam-dalam dengan diafragma, sehingga tangan di perut kamu bergerak dan tangan di dada tidak bergerak.


Tidur yang cukup

Tidur dan istirahat adalah salah satu cara paling ampuh untuk mengurangi stres. Rutinitas tidur yang teratur dapat menenangkan pikiran, memulihkan tubuh dan mengatur suasana hati kamu. Kamu dapat mengatasi stres dan dampaknya pada kesehatan dengan beristirahat dan tidur yang cukup setiap harinya.


Belajar untuk menolak atau speak up ketika diminta oleh atasan atau teman kerja

Terkadang, permintaan pekerjaan oleh atasan dan teman kerja dapat menambah tekanan pekerjaan yang akan memperburuk tingkat stres yang sedang kamu alami. Hal ini tentunya dapat membahayakan kondisi kesehatan kamu, baik fisik maupun mental. Untuk mencegah dampak stres, kamu dapat mencoba untuk membicarakan kondisi ini secara baik-baik dengan atasan atau kolega kamu agar beban kerja yang kamu miliki tidak menambah tingkat stres kamu.


Ditinjau oleh Psikolog Klinis Prixa Yulius Steven


Jika pekerjaan kamu menimbulkan stres yang telah berdampak pada kesehatan kamu, termasuk GERD, kamu dapat konsultasi dengan dokter atau psikolog untuk mengatasi gangguan kesehatan yang kamu alami. Untuk konsultasi cepat dan nyaman, kamu hanya perlu menggunakan fitur telekonsultasi di Prixa hanya dengan klik tombol di bawah ini. Yuk, periksa kondisi kesehatanmu sekarang!


Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Job burnout: How to spot it and take action


healthline. Diakses pada 2022. Can Stress Cause Acid Reflux?


WebMD. Diakses pada 2022. GERD


Everyday Health. Diakses pada 2022. Take a Deep Breath for GERD Relief

 
Curhat dan cari solusi bersama prixa sekarang

1 view0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page