Search

5 Ciri Kamu Punya Low Self-Esteem

Prixa.ai - 09 Juni 2022

Ditulis oleh Zalfa Imani Trijatna


Prixa, Jakarta - Setiap orang memiliki pandangannya terhadap diri sendiri. Saat orang lain sangat menghargai diri mereka, beberapa orang percaya bahwa mereka memiliki nilai harga diri yang rendah. Jika kamu memiliki perasaan serupa, bisa jadi kamu termasuk orang-orang yang memiliki low self-esteem.


Dilansir dari Very Well Mind, self-esteem atau harga diri mengacu pada keseluruhan rasa harga diri dan pendapat yang dimiliki seseorang terhadap dirinya sendiri. Hal ini dapat mencakup berbagai faktor, seperti identitas, kepercayaan diri, kompetensi, dan rasa memiliki (sense of belonging). Harga diri berperan penting bagi berbagai hal dalam kehidupan, sehingga memiliki harga diri yang baik akan membuat kamu merasa positif. Sebaliknya, harga diri yang rendah dapat menjadi masalah serius.


Self-esteem bukan hanya tentang menyukai diri sendiri tetapi juga bagaimana kamu percaya bahwa kamu pantas untuk medapatkan rasa kasih sayang dan menghargai pikiran, perasaan, pendapat, minat, dan tujuan yang kamu miliki. Selain mempengaruhi perasaan dan cara kamu memperlakukan diri, harga diri juga mempengaruhi cara kamu memperbolehkan orang lain memperlakukan dirimu. Oleh sebab itu, harga diri memiliki peran yang penting dalam membentuk motivasi diri dan hubungan yang sehat dengan orang lain.


Penyebab low self-esteem


Dikutip dari Medical News Today, penyebab harga diri rendah mungkin berasal dari saat seseorang masih dalam usia anak-anak. Kurangnya rasa kasih sayang dan interaksi yang positif akan menyebabkan seseorang kekurangan rasa berharga atau nilai batin (inner value).


Beberapa orang juga kehilangan harga dirinya saat tumbuh dewasa. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pernah disakiti, perilaku orang lain, dan trauma.


5 ciri low self-esteem


Setiap orang dengan harga diri rendah memiliki pandangan dan sikap yang berbeda-beda karena low self-esteem dapat mempengaruhi pikiran, emosi, dan pola perilaku orang dengan cara yang beragam. Akan tetapi, 5 hal di bawah ini adalah ciri-ciri low self-esteem yang paling umum.


Kurang rasa percaya diri

Rasa percaya diri dan harga diri biasanya saling berhubungan. Orang-orang dengan kepercayaan diri rendah cenderung memiliki harga diri yang juga rendah, dan begitu pun sebaliknya. Rasa percaya pada diri dan kemampuan sendiri akan memudahkan seseorang dalam mengandalkan diri dalam situasi yang berbeda. Dengan rasa percaya diri yang rendah, seseorang cenderung menganggap dirinya tidak memiliki kompetensi atau kemampuan tertentu, dan hal ini dapat membentuk self-esteem yang rendah.

Kecemasan dan keraguan pada diri sendiri

Orang-orang dengan low self-esteem terkadang merasa khawatir jika mereka membuat pilihan yang salah meskipun telah mengambil keputusan. Mereka merasa tidak yakin jika pendapat mereka cukup baik untuk menghasilkan keputusan yang tepat. Keraguan ini terkadang dapat menyebabkan mereka untuk lebih mendengarkan pendapat orang lain daripada berpegang teguh pada pilihan sendiri.


Negative self-talk

Memiliki low self-esteem dapat membuat seseorang terlalu fokus pada kekurangan yang mereka miliki. Akibatnya, mereka dapat terus-menerus melakukan negative self-talk atau pembicaraan diri negatif, seperti menyalahkan diri sendiri, mematahkan semangat diri sendiri, dan mengejek diri sendiri.


Selalu mencoba menyenangkan orang lain

Seseorang yang memiliki harga diri rendah mungkin adalah seorang people pleaser atau orang yang selalu mencoba menyenangkan orang lain. Menurut Very Well Mind, biasanya mereka melakukan ini untuk mendapat validasi dari orang lain dan membuat orang merasa nyaman karena mereka merasa tidak nyaman dengan diri sendiri. Hal ini terkadang membuat orang-orang dengan low self-esteem mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan hanya untuk membahagiakan orang lain.


Sulit menerima pujian

Berdasarkan sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology (Jurnal Psikologi Eksperimental Sosial), low self-esteem saling berhubungan dengan sikap sulit menerima atau memanfaatkan pujian dari orang lain. Biasanya ini dikarenakan pujian yang diterima tidak sesuai dengan keyakinan mereka tentang diri sendiri. Akibatnya, orang-orang dengan harga diri rendah akan menanggapi pujian tersebut dengan rasa curiga dan tidak percaya.


5 tips untuk meningkatkan self-esteem


Memiliki low self-esteem memiliki dampak yang cukup signifikan. Dilansir dari Very Well Mind, penelitian menunjukkan bahwa harga diri yang rendah terkait dengan sejumlah masalah kesehatan mental, seperti kecemasan, gangguan makan, gangguan panik, gangguan kecemasan sosial, dan penggunaan zat adiktif. Low self-esteem juga dapat mempersulit pencapaian tujuan hidup dan membentuk hubungan yang sehat. Oleh sebab itu, jika kamu memiliki harga diri yang rendah, kamu sebaiknya mencoba 5 tips di bawah ini untuk meningkatkan self-esteem kamu.


Berbaik hati pada diri sendiri

Salah satu kunci untuk meningkatkan harga diri adalah dengan berbaik hati pada diri sendiri. Kamu dapat memulai dengan mengenali diri kamu, seperti hal-hal yang membuatmu bahagia dan hal-hal yang kamu hargai dalam hidup. Saat kamu memiliki perasaan negatif, seperti merasa sedih dan kecewa, biarkan diri kamu merasakannya terlebih dahulu. Kamu juga dapat memulai mengatakan hal-hal positif pada diri sendiri.


Kamu juga sebaiknya melawan pikiran buruk tentang diri sendiri yang dapat merendahkan dirimu. Cobalah untuk berhenti membandingkan diri dengan orang lain.


Merawat diri sendiri

Kondisi tubuh sendiri juga harus kamu prioritaskan karena dapat mempengaruhi perasaan kamu terhadap diri sendiri. Mulailah dengan tidur dan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bernutrisi, dan melakukan aktivitas fisik yang membantu kesejahteraan mental kamu. Kamu juga sebaiknya mencoba menghabiskan waktu di area terbuka karena menurut Mind, menghabiskan waktu di ruang hijau dapat membantu meningkatkan suasana hati dan kesejahteraan.


Membangun lingkungan yang mendukung

Lingkungan yang mendukung akan membantu kamu meningkatkan percaya diri dan kondisi mental kamu secara keseluruhan. Ketika kamu merasa harga dirimu sedang rendah, kamu dapat berbicara dengan seseorang yang kamu percayai. Orang tersebut dapat mendukungmu dan meyakinkan bahwa kamu adalah seseorang yang berharga. Kamu bisa mendapatkan support system ini dari keluarga, teman, dan rekan kamu.


Rayakan pencapaian

Ketika kamu meraih suatu pencapaian, baik yang kecil maupun besar, berikan kesempatan untuk dirimu untuk merayakannya. Merayakan pencapaian akan membuat kamu fokus pada kekuatanmu dan menghindari pikiran buruk yang membuat kamu terlalu fokus pada kekuranganmu yang dapat menurunkan self-esteem.


Ubah pikiran dan keyakinan ke arah yang lebih baik

Harga diri akan terus menurun jika kamu terus-menerus memiliki pikiran dan anggapan negatif terhadap diri sendiri. Cobalah ganti pikiran negatif tersebut pikiran yang lebih konstruktif. Saat kamu melakukan kesalahan, sebaiknya kamu tidak selalu menyalahkan diri sendiri. Hal ini dapat membuat kamu kehilangan percaya diri. Yakinkan diri kamu bahwa setiap orang melakukan kesalahan dan melakukan kesalahan bukanlah sesuatu yang membuat harga diri kamu menjadi rendah.


Ditinjau oleh Psikolog Klinis Yulius Steven


Jika self-esteem kamu mempengaruhi kondisi mental kamu dan hubungan kamu dengan lingkungan di sekitarmu, sebaiknya kamu konsultasi dengan psikolog profesional. Klik tombol di bawah ini untuk bicara dengan psikolog klinis Prixa yang dapat bantu kamu meningkatkan harga diri. Yuk, tunggu apa lagi?


Referensi:

Very Well Mind. Diakses pada 2022. 11 Signs of Low Self-Esteem


Medical News Today. Diakses pada 2022. How to regain lost self-confidence


Mind. Diakses pada 2022. Self-esteem


Psychology Today. Diakses pada 2022. 10 Sources of Low Self-Esteem


 

Curhat dan Cari Solusi Bersama Prixa

1 view0 comments

Recent Posts

See All